Google Doodle: Biografi Olaudah Equiano, Sang Pemberani Asal Nigeria

771 views
Google Doodle: Biografi Olaudah Equiano, Sang Pemberani Asal Nigeria
Olaudah Equiano - Google Doodle

TEKNOGAN.COM – Google Doodle: Biografi Olaudah Equiano, Sang Pemberani Asal Nigeria Apabila anda membuka laman google maka anda akan melihat sosok pria yang diketahui bernama Olaudah Equiano, seorang pria yang pemberani berasal dari Nigeria. Pada foto Google Doodle nampak pria tersebut sedang menulis dan ternyata google tidak sembarangan memasukan sosok pria ini di Google Doodle hari ini, Senin 16 Oktober 2017 karena sosok ini adalah pahlawan bagi warga Nigeria.

Olaudah Equian tepat pada hari ini, Senin 16 Oktober 2017 tengah berulang tahun yang ke 272, walaupun masih banyak masyarakat di dunia yang belum mengetahui siapa sosoknya dan apa kontribusinya untuk dunia sehingga Google memasukan Olaudah Equiano di laman Doodlenya. Ternyata, dari berbagai sumber yang kami dapatkan jika Profil pria ini mempunyai histori yang sangat mencengangkan dan banyak sekali jasanya untuk dunia, sehingga tidak salah jika sosoknya masuk Google Doodle pada hari ini .

Biografi Olaudah Equiano

Seperti dikutip dari berbagai sumber terutama wikipedia, apabila Olaudah Equiano adalah mempunyai nama asli Gustavus Vassa, ia adalah seorang tokoh anti perbudakan di Inggris. Pria kelahiran Nigeria ini lahir pada tanggal 16 Oktober 1745 silam dan hari ini adalah ulang tahunnya yang ke 272 dan google pun memperingatinya juga.

Sosoknya adalah menjadi salah satu pegiat dan yang berjasa atas sebuah gerakan anti perbudakan yang ada di Afrika. Akibat jasanya tersebut dikeluarkanlah  dekrit anti perdagangan budak melalui bentuk Slave Trade Act 1807. Sehingga dengan adanya surat perjanjian tersebutlah masalah perdagangan budak Afrika di Inggris berakhir.

Day 5 of Black History Month: Whilst much has written about the experience of enslaved Africans in the Americas & the Caribbean, it would appear that Britain has to some extent, successfully expunged the presence of enslaved Africans on British soil from national and global consciousness. It is for this reason that Olaudah Equiano is a #BlackBritishTrailblazer for his autobiography 'The Interesting Narrative of the Life of Olaudah Equiano or Gustavus Vassa the African'. Published in 1789, and handwritten by the author, the book details Equiano's life as a child in Eboe (Igboland) in Eastern Nigeria, his kidnap by slave raiders who then sold him to British slave merchants, his enterprise and eventual purchase of his freedom, and his subsequent ascension to a position of influence in Georgian England. I didn't expect to enjoy and connect with the book as much as I did. Equiano's writing is easy, accessible, and very engaging. The unabridged version is quite thick (500-odd pages, I believe). If, like me, you find slave narratives quite traumatic and harrowing read, I'd recommend the abridged Heinemann African Writers Series (AWS) edition titled 'Equiano's Travels'. It is only 198 pages long, and it focuses more on the players and mechanisms that upheld slavery and the interconnections between slave colonies in the Americas, the Caribbean, Europe, and Africa. It is an excellent non-fiction accompaniment to Yaa Gyasi's 'Homegoing'. #BlackHistoryMonth #BHM #OlaudahEquiano #EquianoTravels #Heinemann #AfricanWritersSeries #WellReadBlackGirl #NonFiction #YaaGyasi #Homegoing #BlackBritish #MoreThanJustAMonth #Instabook #Bookstagram #ReadSoulLit #GoodBlackReads #IgReads #NonFiction #Literature #Books #BlackWriters #BlackAuthors #Read #Write #GoodReads #ReadSoulLit #AfricanLiterature #ChinuaAchebe #NigerianAuthors #BlackInBritain #BooksAndRhymes

A post shared by Books & Rhymes (@booksandrhymes) on

Ketika bertempat di London, Olaudah Equiano menjadi aktivis di  Son of Africa lalu dirinya menjadi pemimpin dan ia selanjutnya menulis beberapa buku yang terkenal sampai hari ini khususnya buku yang membahas anti perbudakan supaya bisa memberikan dorongan moral pada kaum kulit hitam yang bearada di Eropa, yang selama ini menjadi kaum kusam yang tertindas.

Ketika dewasa, diketahui Olaudah Equiano mempersunting seorang wanita bernama Sussanah Cullen yang asli dari Inggris, dan selanjutnya keduanya dikarunia 2 orang anak perempuan.

Karya Olaudah Equiano

Ada beberapa karya pria asal Nigeria ini yang sampai kini masih terkenal, dimana semua karyanya diungkap melalui beberapa buku dan  artikel dikoran saat itu. Selanjutnya, pada abad ke 20, semua karya Olaudah Equiano langsung dipublikasikan melalui edisi terbaru yang menjadi bahan rujukan soal perbudakan di Afrika dan juga Nigeria tempat kelahirannya.

Pria ini dikenal sepanjang massa sebagai pejuang anti perbudakan di dunia, yang mengorbankan seluruh hidupnya supaya tidak ada lagi perbudakan, sehingga sangat pantas jika Google menghargai semua jasanya dengan memperingati ulang tahun pria ini.

Olaudah Equiano pernah menjadi budak

Dalam beberapa bukunya, ia menuliskan jika dirinya melarikan dari sosok budak yang sempat dijual sampai akhirnya ia terdampar di Negara Inggris, dan sangat disayangkan di usia 51 tahun, ia meninggal dunia tepatnya pada tanggal 31 Maret 1797 bertempat di kediamannya di London, Inggris.

 

Google Doodle Olaudah Equiano Profil Olaudah Equiano

Author: 
author

Related Post